Berhenti Bercita-Cita adalah Tragedi Terbesar Hidup Manusia.
Jika
saya bertanya kepada Anda “Bagaimana ekonomi negara Ini?”. Anda mungkin akan
menunjuk ke PDB, pendapatan, produktifitas, dan inflasi. Jika saya bertanya
kepada kembali, “bagaimana ekonomi perusahaan ini?”, sebagian dari kita akan
mengarah ke pendapatan unit, dan biaya per karyawan dan sebagainya. Tetpai jika
saya bertanya sesuatu tentang “bagaimana keadaan negara atau perusahaan atau
kota ini? Apakah kehidupan orang benar-benar tumbuh, berkembang?” maka mungkin
sebagian akan binggung dan cemberut dan ksosong. Keduanya tidak samakan?. Hari
ini kita melihat bahwa seluruh ekonomi dapat “tumbuh”, tetapi entah bagaimana
manusia dalam kehidupannya tidak bahagia. Dan lebih parahnya lagi tujuan
organisasi dibentuk untuk tujuan ekonomi, memaksimalkan pendapatan.
Jadi
mari kita ubah..
Ekonomi
adalah tentang kecepatan dan kuantitas pendapatan yang dihasilkan suatu benda. Tetapi
seharusnya adalah dari suatu benda adalah tentang seberapa banyak kehidupan
yang dihasilkan benda, seberapa baik kesejaterahan, kemungkinan, dan kekayaan diciptakan.
Hidup adalah pencarian realisasi diri. Milikmu, mulikku, cucu-cucu kita, planet
kita.
Apakah pencarian
itu membuahkan hasil dari system ekonomi yang telah di bangun? Apakah kehidupan
berkembang,berkembang, bertransfirmasi, menyadari kemungkinan penuh mereka?
Dengan cara yang yang sama bahwa pemenang lotre berakhir secara paradoks tidak
bahagia dari sebelumnya dan mempengaruhi kesuksesan financial organisasi,
apakah oranisasi itu kota, perusahaan, atau Negara.
Agar
kita selamat dari segala paradok lama, kita harus mengerti tentang “pengembalian
makna”. Kita semua harus mengambalikan makna-makna apa saja dari sebuah
organisasi, kota dan Negara. Negara, organisasi ada untuk “mengembalikan”
tingkat maksa, tujuan, kepercayaan, kebahagian, keselamatan, kreatifitas, dan
sebagainya yang lebih tinggi. Sebagai contoh pengembalian makna yang sudah
luntur di tatanan Negara adalah Amerika. AS adalah Negara yang kaya dengan
nominal, tetapi memiliki kualitas hidup yang sangat rendah, dirusak oleh
jatuhnya harapan hidup, rasa tidak aman, stress, kekerasan dan
ketidakbahagiaan, itu adalah Negara yang tidak mengembalikan makna dalam segi
ekonomi.
Kenapa kita
benar-benar disini (ditempat kalian masing-masing)? Apa yang ingin kita capai,
bangun, ciptakan, dan tumbuhkan? Ini adalah pertanyaan besar. Dari kehidupan. Dari
momen. Tapi yang paling penting, saya piker, tentang titik balik. Dan anda dan
saya bersatu. Paradigm lama telah rusak. Dalam arti yang sebenarnya- tidak
rusak ada dalam “hilang’, tetapi patah karna gagal membawa kehidupan itu
sendiri ke kehidupan. Peain-pemain lama ini telah merusak dan terlalu nyaman
dengan keadaan, seperti orang-orang tua yang waktu mudanya berjuang untuk
sebuah perubahan tetapi sekarang menikmati hasil kekayaan tanpa memedulikan dan
memberikan kesempatan.
Satu-satunya
pertanyaan adalah apakah anda dan saya berpegang teguh padanya, atau membangun paradigm
baru, lebih indah, besar dan bertahan lama. Jika Karl Max menyerukan kepada
buruh seluruh dunia untuk bersatu maka saya menyerukan “Mari Kaum Muda Seluruh Dunia, Bersatulah,!!, Bangun
Paradigma Baru,!! Dengan Cara Yang Baru dan Baik!! Mereka adalah Bagian Kecil
Dari Masyarakat Kita!!”
Makna Kita: Ketika Penjahat yang punya Tujuan.
Reviewed by Mildisrup
on
February 01, 2019
Rating:
Reviewed by Mildisrup
on
February 01, 2019
Rating:


No comments: