![]() |
| pixbay.com |
Teknik Geodesi bisa dideskripsikan sebagai ilmu yang
mempelajari bentuk dan ukuran bumi, darat dan laut. Program studi Teknik
Geodesi memungkinkan para mahasiswa untuk belajar menggambar rupa bumi yang
kemudian lebih dikenal dengan pemetaan. Sebenarnya teknik geodesi adalah
turunan dari matematika terapan yang mengukur luas, mendeskripsikan posisi
setiap titik dan bentuk bumi.
Akan tetapi, seiring dengan perkembangan teknologi, ilmu
Geodesi mulai bergeser menjai Geomatika atau Geoinfomatika. Bedanya, Geomatika
melakukan pendekatan yang terintegrasi dari analisis, pengukuran, pengelolaan,
dan penyajian data situasi fisik bumi.[1]
Menurut IAG (International Association Of
Geodesy, 1979), Geodesi adalah Disiplin ilmu yang mempelajari tentang
pengukuran dan perepresentasian dari Bumi dan benda-benda langit lainnya,
termasuk medan gaya beratnya masing-masing, dalam ruang tiga dimensi yang
berubah dengan waktu.
Pada laporan Dewan Riset Nasional Amerika
Serikat, definisi Geodesi dapat dibaca sebagai berikut:
“a branch of applied mathematics that
determines by observations and measurements the exact position of points and
the figures and areas of large portions of the earth's surface,the shape and
size of the earth, and the variations of terrestrial gravity.”
Dalam bahasa yang berbeda, geodesi adalah
cabang dari ilmu matematika terapan, yang dilakukan dengan cara melakukan
pengukuran dan pengamatan untuk menentukan:
·
Posisi yang
pasti dari titik-titik di muka bumi
·
Ukuran dan luas dari
sebagian besar muka bumi
·
Bentuk dan ukuran bumi
serta variasi gaya berat bumi
Definisi ini mempunyai dua aspek, yakni:
·
Aspek ilmiah (aspek
penentuan bentuk), berkaitan dengan aspek geometri dan fisik bumi serta variasi
medan gaya berat bumi.
·
Aspek terapan (aspek
penentuan posisi), berhubungan dengan pengukuran dan pengamatan titik-titik
teliti atau luas dari suatu bagian besar bumi. Aspek terapan ini yang kemudian
dikenal dengan sebutan survei dan pemetaan atau teknik geodesi.
Kini teknik geodesi tidak lagi hanya
berhubungan dengan survei dan pemetaan. Perkembangan teknologi komputer dijital
telah memperluas ruang lingkup keilmuan dan keahlian teknik geodesi. Peta telah
dikelola sebagai informasi geografis berkomputer. Itu sebabnya dunia
internasional telah mengadopsi terminologi baru: Geomatika atau Geoinformatika.
Apa yang akan dipejari di Geodesi?
1.
Kalkulus
2.
Geologi
3.
Aljabar Linear
4.
Survey Terestris
5.
Hukum Agraria
6.
Hitung Perataan
7.
Kartografi
8.
Pendaftaran Tanah
9.
Matematika Geodesi
10. Fotogametri
11. Sistem dan Transformasi Koordinat
12. Sistem Basisdata
13. Grafika Komputer
14. Penginderaan Jauh
15. Oseanografi Fisis
16. Sistem Referensi Geodesi
17. Survey Hidrografi
18. Survey Rekayasa
19. Geodesi Satelit
20. Sistem Informasi Geografis
21. Survey GNSS
22. Model Terrain Digital
23. Proyeksi Peta
24. Penilaian Tanah dan Properti
25. Geodesi Fisis
26. Pengelolaan Lingkungan dan Perencanaan Wilayah
Berbasis Geospasial
27. Penetapan dan Penegasan Batas Wilayah
28. Jaring Kontrol Geodesi
29. Survei dan Manajemen Informasi Pertanahan
30. Pengolahan Citra Digital
Geodesi : Apa yang Kita Pelajari?
Reviewed by Mildisrup
on
September 09, 2019
Rating:
Reviewed by Mildisrup
on
September 09, 2019
Rating:


No comments: