Formasi holografik dari energi virtual (pikiran)
memiliki potensi untuk membuat matriks temporal, yaitu parameter, tentang
kategori kesadaran yang berkontribusi pada konsep kesadaran. Bidang di mana
keinginan pikiran diproyeksikan juga memberikan perlawanan yang diperlukan
untuk pola “materi” gelap dan terang.
Kerapatan bermacam-macam zat (pikiran) virtual
membantu dalam mengembangkan kendala, yaitu pola, yang diperlukan untuk
memberikan "bentuk" relatif pada konstruksi ruang / waktu tiga
dimensi yang kita anggap sebagai kesadaran. Kesadaran adalah hasil dari pikiran
dan perasaan ekspresi penuh perhatian dari Kama Manas.
Pikiran
Kuantum "Asal Mula Pengamat Virtual"
Formasi
holografik dari energi virtual (pikiran) memiliki potensi untuk membuat matriks
temporal, yaitu parameter, tentang kategori kesadaran yang berkontribusi pada
konsep kesadaran. Bidang di mana keinginan pikiran diproyeksikan juga
memberikan perlawanan yang diperlukan untuk pola “materi” gelap dan terang.
Kerapatan
bermacam-macam zat (pikiran) virtual membantu dalam mengembangkan kendala,
yaitu pola, yang diperlukan untuk memberikan "bentuk" relatif pada
konstruksi ruang / waktu tiga dimensi yang kita anggap sebagai kesadaran. Kesadaran
adalah hasil dari pikiran dan perasaan ekspresi penuh perhatian dari Kama
Manas.
Bidang
virtual yang kita rasakan sebagai pikiran menarik dan beresonansi dengan pola
energi (desain) yang membawa makna dan tujuan ke ekspedisi simbolis ekspansi
dan kontraksi. Pengalaman-pengalaman ini tampaknya ada dalam batasan waktu dan
ruang tiga dimensi. Karena karakteristik waktu, hologram ini memberi kesan
bahwa mereka memiliki tingkat keabadian, namun bersifat siklis pada skala baik
kurang atau lebih besar dari bidang pengamat. Catatan: seorang
"pengamat" berpartisipasi secara siklis pada tingkat kesadaran
subyektif, namun juga dirancang untuk melanggengkan kesadaran bidang kesadaran
yang lebih besar di mana ia berpartisipasi dan memiliki keberadaannya.
Perubahan
adalah karakteristik waktu yang dibuat jelas melalui sarana holografik.
Termasuk
dalam skema hal-hal adalah kesadaran bahwa bidang virtual "materi"
terang dan gelap akan membangun resistensi terhadap transmisi energi pada
setiap kepadatan dalam batasan parametrik pengamat. Resistensi terhadap
proyeksi yang berasal dari sumber menciptakan bentuk gelombang yang diperlukan
untuk pembentukan yang mendukung dan mendukung setiap hologram.
Ketika
imajinasi ini muncul dari tingkat pikiran kuantum (bidang yang lebih besar),
masing-masing hologram muncul dalam bentuk partikel dan gelombang sebagai
pikiran, emosi, dan objek yang kita beresonansi dan bayangkan sebagai nyata.
Imajinasi kita adalah hal-hal pikiran yang diproyeksikan (getaran) yang
ditunjuk untuk memberikan referensi kepada semua yang kita buat dan gema.
Medan
virtual bersifat dualistik yang terdiri dari energi terang dan gelap. Dualitas
menembus alam semesta di sepanjang jalur siklus yang mencari persatuan melalui
pengalaman. Perubahan kesadaran mengubah komponen-komponen yang muncul di depan
pikiran melalui makna dan tujuan (desain) yaitu gradasi yang dimunculkan oleh
kepadatan di mana pengalaman-pengalaman ini, yaitu transmisi, menjadi jelas.
Dua
medan ini berpotensi membuat kita bisa menjawab teka-teki “dark matter” yang
membigngkan sebagian fisikawan teoritis. Ini akan menjadi gebrakan besar dalam
ilmu pengethauan dan membuat kita maju satu langkah kembali dalam persoalan
ilmu pengetahuan.
Pikiran Kuantum "Asal Mula Pengamat Virtual"
Reviewed by Mildisrup
on
October 02, 2019
Rating:
Reviewed by Mildisrup
on
October 02, 2019
Rating:




No comments: