Bagaimana kalau ada masalah yang
sangat jelas di depan mata kita. Masalah yang di bicarakan setiap orang, yang
berdampak langsung pada kita. Apa kita akan berusaha sebisa mungkin untuk
memperbaiki semua sebelum semakin parah?. Jangan dulu yakin menajawab, iya. Lebih
banyak dari kita yang condong untuk tidak sadar akan masalah yang terjadi di
depan mata. Dan malahan, terkadang kita memiliki kebiasaan kabur dari hal
tertentu tepatnya akrena ancaman bagi kita, dari segi bisnis, kehidupan dan
dunia.
Michael Wucker memberi satu contoh
dari ranah kebijakan ekonomi.
Saat Alan Greenspan masih jadi
kepala Federal Reserve, tugasnya adalah bersiaga terhadap masalah-masalah dalam
ekonomi AS dan memastikan agar tidak semakin parah diluar kendali. Jadi,
setelah tahun 2006, saat haga property naik drastis, semakin banyak pemimpin
dan institusi terhormat yang mulai menggaungkan peringatan tenatang peminjaman
berisiko dan gelembung pasar berbahaya. Seperti yang kita tahu, di tahun 2008,
semua itu runtuh. Semua bank kolaps, pasar modal globa kehilangan hampir 50%
dari nilai mereka. Jutaan orang kehilangan rumah mereka karena penyitaan. Dan
ujung-ujungnya, nyaris satu dari sepuuh rang Amerika jadi pengangguran.
Setalah semuanya sedikit mereda, Greenspan
dan yang lainnya baru mengeluarkan pernyataan, “Krisi itu tidak dapat
diprediksi.” Mereka menyebutnya “angsa hitam.” Sesuatu yang tak terbayangkan,
tidak dapat diduga dan sama sekali mustahil. Sebuha kejutan besar. Tapi itu sebenarny
itu tidak begitu mengejutkan. Contoh, harga apartemen di berbagai negara naik
2x lipat dalam kurun waktu kurang dari 4 tahun. Semakin kita perhatikan
tanda-tnada krisis saat 2008 juga, dan kita berkoar secara terbuka. Tetapi
nyatanya kita mengabaikan tanda-tanda itu semua.
Jadi kita tidak tahu krisisnya akan
jadi seperti apa, tidak dengan parameter spesifiknya, tapi kita semua tahu
masalah di depan kita berbahaya, jelas, dan bisa diperkirakan seperti ular yang
melilit kita semua. Kejadian krisis keuangan ini memberikan kita pemikiran
bahwa kita tidak memiliki kuasa atas masa depan kita. Sayangnya, semakin kita
berfikir kendali yang kita pegang itu sedikit, semakin mungkin akan
mengampangkan masalah atau kita sama sekali mengabaikannya.
Kita mungkin akan semakin
menggampangkan masalah atau sama sekali mengabaikannya. Dan dinamika berbahaya
ini menutupi masalah lain: kebanyakan masalah yang kita hadapi sebenarnya
begitu jelas dan mungkin bisa terjadi, masalah itu bisa kita lihat, tapi masih
kita abaikan.
SALAH SATUNYA ADALAH PERUBAHAN
IKLIM!
Mengapa Kita Selalu Mengabaikan Sesuatu.
Reviewed by Mildisrup
on
November 21, 2019
Rating:
Reviewed by Mildisrup
on
November 21, 2019
Rating:


No comments: