Pertanyaan Tentang Alam Semesta - Mildisrup

Pertanyaan Tentang Alam Semesta

Galaksi andromeda. Sumber: pixabay.com



                Tidak ada yang lebih besar atau lebih tua dari alam semesta. Pertanyaan yang ingin saya bicarakan adalah: Satu, dari mana kita berasal?, Dua, Bgaimana alam semesta terbentuk?. Tiga,Apakah kita sendirian di alam semesta?. Empat, Apakah ada kehidupan di luar sana? Lima, Bagaimana masa depan umat manusia?.
                Hingga tahun 1920-an, semua orang berfikir bahwa alam semesa pada dasarnya statis dan tidak berubah dari waktu ke waktu. Lalu ditemukan bahwa alam semesta bertambah besar. Galaksi-galaksi yang jauh bergerak menjauhi kita. Hal ini berarti galaksi itu pasti lebih dekat pada masa lalu. Jika kita menghitung mundur, kita akan menemukan bahwa kita semua saling bertindihan sekitar 15 miliar tahun yang lalu. Ini adalah Big Bang, permulaan alam semesta.
                Namun apakah ada hal lain sebelum Big Bang? Jika tidak, apa yang menciptakan alam semesta? Mengapa alam semesta muncul dari Big Bang dengan cara demikian? Kita pernah berfikir bahwa teori tentang alam semesta dapat dibagi menjadi dua bagian. Pertama, ada hokum-hukum seperti persamaan Maxwell dan relatifitas umum yang menggambarkan evolusi dari alam semesta, dalam kondisi tertentu di semua tempat pada waktu tertentu. Yang kedua, tidak ada pertanyaan, tentang kondisi awal dari alam semesta.
                Kita telah membuat kemajuan pesat pada bagian pertama dan sekarang memiliki pengetahuan tentang hokum evolusi pada kondisi apapun kecuali kondisi yang ekstrim. Naun sampai sekarang, kita belum banyk mengetahui kondisi awal dari alam semesta. Namun, pembagian hokum evolusi dan kondisi awal ini tergantung pada waktu dan ruang yang dianggap sebagai dua hal berbeda dan terpisah.
                Dalam kondisi ekstrim, relativitas umum dan teori kuntum memungkinkan waktu bertindak sebagai dimensi lain dari waktu. Hal ini menghilangkan perbedaan antara waktu dan ruang dan berarti hokum-hukum evolusi juga dapat menggambarkan kondisi awal. Alam semesta dapat terjadi dengan tiba-tiba dari ketiadaan. Terlebih lagi, kita dapat menghitung kemungkinan bahwa alam semesta diciptakan dalam berbgai kondisi.
                Prediksi ini benar-benar cocok dengan pengamatn dengan meggunakan satelit WMAPdari gelombang mikro kosmik yang merupakan jejak dari permulaan alam semesta. Orang-orang berfikir bahwa telah memecahkan misteri penciptaan. Dan mungkin harus mempatenkan alam semesta dan memint royalty dari semua orang akan keberadaan mereka. Wkwkwk
                Sekarang kita lanjut dengan pertanyaan kedua, apakah kita sendirian atau apakah ada kehidupan lain di alam semesta? Kita percaya bahwa kehidupan muncul dengan tiba-tiba di Bumi, jadi sudah pasti mungkin jika kehidupan juga muncul di planet lain yang sesuai, yang jumlahnya sepertinya banyak sekali di alam semesta. Namun, kita tidak tahu bagaimana kehidupan muncul untuk pertama kali.
                Peneliti memiliki dua potngan bukti pengamatan tentang kemungkinan munculnya kehidupan. Yang pertama adalah peneliti memiliki fosil ganggang dari 3,5 miliar tahun yang lalu. Bumi terbentuk 4,6 miliar tahun yang lalu dan mungkin terlalu panas selama setangah miliar tahun pertama. Sehingga kehidupan muncul di Bumi dalam setengah miliar tahun setelah hal itu mungkin, yang relative singkat dibandingkan dengan rentang hidup 10 miliar tahun dari planet seperti Bumi.
                Hal ini menunjukkan bahwa kemungkinan ada kehidupan cukup tinggi. Jika kemungkinannya sangat kecil, orng-orng dapat berfikir kehidupan memerlukan sebagian besar dari 10 miliar tahun itu. Di sisi lain, kita belum pernah dikunjungi oleh makhluk asing. Dan sebagian peneliti mengabaikan laporan-laporan tentang UFO.
                Mengapa mereka menampakkan diri hanya kepada orang-prang aneh dan gila? Jika ada persengkokolan pemerintah untuk menekan laporan-laporan inidan menyimpan sendiri pengetahuan ilmiah yag dibawa oleh makhluk asing hal itu sepertinya tidak bijak.  Terlebih lagi, walaupun ada pencarian ekstensif melalui proyek SETI.
                Pertanyaanya adalah “kita belum pernah mendengar acara kuis televise tentang makhluk asing”. Hal ini mungkin menandakan  bahwa tidak ada peradaban asing yang setara dengan manusia dengan radius beberapa ratus cahaya.
Menerbitkan polis asuransi untuk perlindungan dari penculikan makhluk asing tempaknya pasti menguntungkan. Hal ini kita beralih ke pertanyaan ketiga,
                “Masa depan dari umat manusia”
                Jika kita adalah satu-satunya makhluk berkal budi di galaksi ini, kita harus memastikan bahwa kita dapat selamat dan melanjutkan hidup. Namun kita memasuki periode yang semakin berbehaya dalam sejarah kita. Populasi kita dan penggunaan sumber daya planet Bumi yang terbatas, berkembang dengan cepat, bersama dengan kemampuan teknis kita untuk mengubah lingkungan menajdi lebih baik atau lebih buruk.
                Namun, kode genetic kita masih mengandung naluri egois dan agresif yang diperlukan untuk bertahan hidup di masa lalu. Hal ini mengakibatkan kita sulit untuk menghindari bencana dalam ratusan tahun mendatang, apalagi ribuan atau jutaan tahun mendatang.
                Kesempatan kita untuk dapat tetap bertahan dalam jangka waktu lama adala dengan tidak lagi tinggal di Bumi, namun meyebar di luar angkasa. Jawaban-jawaban dari pertanyaan besar ini menunjukkan bahwa kita telah membuat kemajuan pesat dalam tahusan tahun terakhir.
                Namun, jika ingin tetap bertahan untuk ratusan tahun lagi, masa depan kita adalah di luar angkasa. Itulah mengapa saya setuju pada orang-orang atau sebaiknya saya katakana, penerbangan antariksa berawak.
                Sekarang saya mencoba mengerti luar angkasa dan mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini. Hal yang belum bisa dicapai adalah “teori lengkap tentang alam semesta”,

Pertanyaan Tentang Alam Semesta Pertanyaan Tentang Alam Semesta Reviewed by Mildisrup on September 20, 2019 Rating: 5

No comments:

Stay Connected

Powered by Blogger.