Lebih Banyak Polusi, Lebih Sedikit Hujan. - Mildisrup

Lebih Banyak Polusi, Lebih Sedikit Hujan.

credit : piabay.com.
Emisi dari permukiman kumuh Asia bisa menjadi faktor yang berkontribusi dalam mengubah pola cuaca, menurut penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Environment and Pollution, yang mungkin mengarah pada memburuknya kecepatan angin, tetapi mengurangi curah hujan.

Sat Ghosh dan Aditi Palsapure dari VIT University, di Vellore, Tamil Nadu, India, Alan Gadian dan Steve Dobbie dari Institut Ilmu Iklim dan Atmosfer, di Sekolah Bumi dan Lingkungan, di Universitas Leeds, Inggris, Arkayan Samaddar dari Departemen Meteorologi dan Ilmu Atmosfer, di Sekolah Tinggi Ilmu Bumi dan Mineral Penn State, di Pennsylvania, AS, Anuj Sharma dari Departemen Teknik Mesin di Cranfield University, Bedford, Inggris, dan Pranav Chandramouli dari Fluminance di Universitaire de Beaulieu, di Rennes, Perancis, berikan detailnya.

Tim menjelaskan bahwa model iklim telah mengisyaratkan bahwa emisi lokal dapat memengaruhi pembentukan dan kemajuan badai siklon. Mereka menunjukkan bahwa pantai timur India, rumah bagi beberapa kota besar, secara rutin dilanda badai seperti itu dari Oktober hingga Desember. Kota-kota ini, tim menjelaskan, menampung jutaan penghuni permukiman kumuh yang memasak makanan mereka di atas api kayu tanpa musim, yang menghasilkan sejumlah besar partikel biomassa di udara, yang secara kimiawi menua dalam massa udara yang tercemar di atas kota-kota yang menjadikannya aktif sebagai inti kondensasi awan.

Tim telah mengambil sebagai studi kasus Hurricane Thane, yang tampaknya telah dimodulasi oleh emisi sementara seperti itu, yang mengarah ke kehancuran pantai Tamil Nadu pada 30 Desember 2011. Perhitungan tim menunjukkan bahwa tingkat konversi air awan menjadi hujan telah diubah hingga 12% dengan peningkatan 20,5% dalam jumlah air yang disimpan di awan daripada jatuh sebagai hujan ketika efek polusi hadir. Ini bisa menjadi masalah berkelanjutan untuk wilayah yang langka air di India Selatan.

Info Lebih Lanjut : Sat Ghosh et al. A meteorological discourse on extreme storm events driven by Asian slum emissions, International Journal of Environment and Pollution (2019). DOI: 10.1504/IJEP.2019.103743http://www.inderscience.com/offer.php?id=103743
Lebih Banyak Polusi, Lebih Sedikit Hujan. Lebih Banyak Polusi, Lebih Sedikit Hujan. Reviewed by Mildisrup on December 07, 2019 Rating: 5

No comments:

Stay Connected

Powered by Blogger.