![]() |
| homo Sapiens. Sumber : piabay.com |
Ini adalah kunci untuk memahami sejarah dan psikologi kita. Posisi Genus homo dalam rantai makanan adalah baru-baru ini padat di tengah. Selama jutaan tahun, manusia memburu makhluk yang lebih kecil dan mengumpulkan apa yang mereka bisa, sementara itu diburu oleh pemangsa yang lebih besar.
Hanya 400.000 tahun yang lalu bahwa beberapa spesies manusia mulai berburu binatang buruan secara teratur. Dan hanya dalam 100.000 tahun terakhir - dengan munculnya Homo sapiens - pria itu melompat ke puncak rantai makanan. Lompatan spektakuler dari tengah ke atas memiliki konsekuensi besar.
Hewan lain di puncak piramida, seperti singa dan hiu, berevolusi ke posisi itu secara bertahap. Lebih dari jutaan tahun. Hal ini memungkinkan ekosistem untuk mengembangkan checks and balances yang mencegah singa dan hiu mendatangkan malapetaka terlalu banyak.
Seperti singa menjadi lebih mematikan. Jadi rusa berevolusi untuk berlari lebih cepat. Hyena bekerja sama lebih baik, dan badak menjadi lebih pemarah. Sebaliknya, umat manusia naik ke atas begitu cepat sehingga ekosistem tidak diberi waktu untuk menyesuaikan diri. Apalagi manusia sendiri gagal menyesuaikan diri. Kebanyakan predator teratas di planet ini adalah makhluk yang agung. Jutaan tahun kekuasaan telah mengisinya dengan kepercayaan diri.
Sebaliknya, sapiens lebih seperti diktator republik pisang. Baru-baru ini menjadi salah satu underdog dari savannah. Kami penuh dengan ketakutan dan kecemasan tentang posisi kami, yang membuat kami dua kali lebih kejam dan berbahaya. Banyak malapetaka historis, dari perang yang mematikan hingga bencana ekologis, telah dihasilkan dari lompatan yang tergesa-gesa ini.
Bencana ekologis terjadi di hampir setiap satu dari ribuan pulau yang membumbui Samudra Atlantik, Samudra Hindia, Samudra Arktik, dan laut Mediterania. Para arkeolog telah menemukan pada bukti pulau terkecil tentang keberadaan burung, serangga, dan siput yang hidup di sana selama beberapa generasi yang tak terhitung jumlahnya, hanya menghilang ketika petani manusia pertama tiba.
Tetapi beberapa pulau yang sangat terpencil luput dari perhatian manusia hingga zaman modern, dan pulau ini menjaga fauna mereka tetap utuh. Pulau Galapagos, untuk memberikan satu contoh terkenal, tetap dihuni manusia sampai abad ke-19. Dengan demikian melestarikan kebun binatang unik mereka. Termasuk kura-kura raksasa mereka, yang, seperti diprotodon kuno, tidak menunjukkan rasa takut pada manusia.
Homo Sapiens: Revolusi Pertanian dan Pemburu.
Reviewed by Multatuti
on
October 17, 2019
Rating:
Reviewed by Multatuti
on
October 17, 2019
Rating:


No comments: